Tugas5_SistemPakar2019
SISTEM PAKAR
TUGAS 5
Disusun Oleh
:
Sri Purnama
Ningsih 1607122609
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA S1
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU
2019
BAB I
PEMBAHASAN
1.1. MODEL SUGENO A. Penalaran Fuzzy
Metode Sugeno
• Model
Fuzzy Sugeno Orde-Nol
Secara umum bentuk model fuzzy Sugeno Orde-Nol adalah: IF
( 1 x is 1 A ) • ( 2 x is 2 A ) • ( 3 x is 3 A ) • … •( n x is n A ) THEN z =
k
Dengan Ai adalah himpunan fuzzy ke-I sebagai anteseden dan
k adalah suatu konstanta (tegas) sebagai konsekuen.
• Model
Fuzzy Sugeno Orde-Satu
Secara umum bentuk model fuzzy Sugeno Orde-Satu adalah: IF
( 1 x is 1 A ) • … • ( n x is n A ) THEN z =1 p * 1 x + … + 2 p * 2x+ q
Dengan Ai adalah himpunan fuzzy ke-I sebagai anteseden dan
p i adalah suatu konstanta (tegas) ke-i dan q juga merupakan konstanta dalam
konsekuen.
B. Contoh Kasus
Sebagai contoh, diketahui suatu
perusahaan makanan setiap hari mampu memproduksi 50.000 kaleng makanan dan juga
menerima permintaan 50.000 kaleng. Dalam 3 bulan terakhir, diperoleh data bahwa
permintaan tertinggi adalah 75.000 kaleng. Rata-rata persediaan di gudang
adalah 7.500, sedangkan kapasitas maksimum gudang adalah 15.000 kaleng. Apabila
sistem produksi menggunakan aturan fuzzy sebagai berikut:
[R1] IF permintaan TURUN And persediaan BANYAK THEN
produksi barang = 1000;
[R2] IF permintaan NAIK And persediaan SEDIKIT THEN
produksi barang = 1.25*permintaan – persediaan;
[R3] IF permintaan NAIK And persediaan BANYAK THEN produksi
barang = permintaan – persediaan;
Apabila terdapat permintaan sebanyak 52.000 kaleng dan
persediaan yang masih ada di gudang 8.000 kaleng maka cara mencari jumlah
produksi barang berdasar logika fuzzy dapat diselesaikan melalaui
langkah-langkah sebagai berikut:
Langkah 1: Memasukkan Jumlah Data
Utama
Sistem
a) Jumlah
variabel input = 2
b) Jumlah
data fungsi output = 3
c) Jumlah
data aturan = 3
Langkah 2: Memasukkan Data Variabel
Input
Terdapat
2 variabel input fuzzy yang akan dimodelkan, yaitu: o Permintaan, terdiri atas
2 himpunan : NAIK dan TURUN. o Persediaan, terdiri atas 2 himpunan : BANYAK dan
SEDIKIT. Variabel Permintaan direpresentasikan menggunakan kurva berbentuk S
pada domain/batasan 10.000 (asumsi: permintaan minimum) sampai dengan 75.000
(permintaan maksimum).
Langkah 3: Memasukkan Data Himpunan
Himpunan
TURUN menggunakan kurva SPenyusutan dan himpunan NAIK menggunaakan kurva
S-Pertumbuhan.
Langkah 4: Memasukkan Data
Fungsi Output Dari data aturan diperoleh data output:
[R1] produksi barang = 1.000;
[R2] produksi barang = 1.25*permintaan – persediaan;
[R3] produksi barang = permintaan – persediaan;
Misal,
dari data ke-2 berisi pernyataan : 1.25*permintaan – persediaan dipresentasikan
dalam bentuk angka menjadi : 1.25 -1 0 atau dalam bentuk perhitungan matematis
menjadi :
(1.25)*(52) + (-1)*(8) + 0 = 57
Sehingga cara pengisian data di dalam system menjadi :
Data Fungsi Output Ke-2
Koefisien Var Input Ke-1 : 1.25
Koefisien Var Input Ke-2 : -1
Konstanta Akhir : 0
Isi data fungsi output tersebut memiliki rumusan:
(koef 1 )*(nilai cari var input 1 )+(koef 2 )*(nilai cari
var input 2 )+ … +(koef n )*(nilai cari var n )+C
1.2. MODEL TSUKAMOTO A. Pengertian
Metode Tsukamoto merupakan perluasan
dari penalaran monoton. Pada metode Tsukamoto, Setiap konsekuen pada aturan
yang berbentuk IF-THEN harus dipresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy dengan
fungsi keanggotaan yang monoton. Sebagai hasilnya, output hasil inferensi dari
tiap-tiap aturan diberikan secara tegas (crisp) berdasarkan α-predikat (fire
strength). Hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot.
B. Contoh Kasus
Suatu perusahaan makanan kaleng akan memproduksi makanan jenis ABC. Dari
data 1 bulan terakhir, permintaan terbesar mencapai 5000 kemasan/hari, dan permintaan terkecil mencapai 1000 kemasan/hari. Persediaan barang digudang
terbanyak mencapai 600 kemasan/hari, dan
terkecil pernah mencapai 100 kemasan/hari.
Dengan segala keterbatasannya perusahaan sampai saat ini baru mampu memproduksi
brang maksimum 7000 kemasan/hari, untuk
efisiensi mesin dan SDm tiap hari diharapkan perusahaan memproduksi paling
tidak 2000 kemasan. Berapa kemasan makanan
jenis ABC yang harus diprosuksi, jika jumlah permintaan sebanyak 4000 kemasan,
dan persediaan di gudang masih 300 kemasan, apabilla proses produksi
perusahaan tersebut menggunakan 4 aturan fuzzy sebagai berikut:
[R1] IF permintaan TURUN And Persediaan BANYAK,
THEN Produksi
Barang BERKURANG;
[R2] IF permintaan TURUN And Persediaan SEDIKIT,
THEN Produksi
Barang BERKURANG;
[R3] IF permintaan NAIK And Persediaan BANYAK,
THEN Produksi
Barang BERTAMBAH;
[R4] IF permintaan TURUN And Persediaan SEDIKIT,
THEN Produksi
Barang BERTAMBAH;
Solusi:
Ada 3 variable fuzzy yang akan
dimodelkan, yaitu:
Permintaan terdiri atas 2 himpunan
fuzzy, yaitu NAIK dan TURUN1
Pemintaan (kemasan/hari)
Permintaan terdiri atas 2 himpunan fuzzy, yaitu NAIK dan TURUN
Pemintaan (kemasan/hari)
Nilai Keanggotaan :
µPmtTURUN
(4000) = (5000-4000)/4000 = 0.25 µPmtTURUN (4000) = (4000-1000)/4000 = 0.75
2. Persediaan, terdiri atas
2 himpunan fuzzy, yaitu SEDIKIT dan
BANYAK
Pemintaan
(kemasan/hari)
Nilai
keanggotaan: µPmtSEDIKIT[y] = {(1, y
≤ 1000), ((600
– y)/500, 100
≤ y ≤ 600), (0, y ≥ 600)}
µPmtBANYAK [y] =
{(0, y ≤ 1000), ((y-1000)/500, 100≤ y ≤
600), (1, y ≥ 600)}
Nilai Keanggotaan :
µPmtSEDIKIT(300) = (600-300)/500 = 0.26
µPmtBANYAK (300) = (300-100)/500 = 0.4
3. Produksi barang, terdiri atas 2 himpunan fuzzy, yaitu:
BERKURANG dan BERTAMBAH
Pemintaan (kemasan/hari) Nilai
keanggotaan
µPmtBERKURANG[z]
= {(1, z ≤ 2000),
((7000 – z)/5000, 2000
≤ z≤ 7000), (0, z ≥ 7000)}
µPmtBERTAMBAH[z]
= {(0, z ≤ 2000),
((z-2000)/5000, 2000≤ z
≤ 7000),
(1, z ≥ 7000)}
Sekarang kita cari nilai z untuk setiap aturan dengan
menggunakan fungsi MIN pada aplikasi fungsi implikasinya:
[R1] IF permintaan
TURUN And Persediaan BANYAK THEN
Produksi Barang BERKURANG;
α-predikat1 = µPmtTURUN | µPmtBAYAK
α-predikat1 = min ( µPmtTURUN , µPmtBANYAK )
α-predikat1 = min (0.25; 0,4)
α-predikat1 = 0.25
Lihat himpunan Produksi Barang Berkurang
(7000-z)/5000=0.25 -> z1= 5750
[R2] IF permintaan
TURUN And Persediaan SEDIKIT THEN
Produksi Barang BERKURANG;
α-predikat2 = µPmtTURUN
| µPmtSEDIKIT
α-predikat2 = min ( µPmtTURUN , µPmtSEDIKIT)
α-predikat2 = min (0.25; 0,6)
α-predikat2 = 0.25
lihat himpunan Produksi Barang Berkurang
(7000-z)/5000=0.25 -> z2= 5750
[R3] IF permintaan
NAIK And Persediaan BANYAK THEN
Produksi Barang BERTAMBAH;
α-predikat3 = µPmtNAIK | µPmtBANYAK
α-predikat3 = min ( µPmtNAIK , µPmtBANYAK)
α-predikat3 = min (0.75; 0,4) α-predikat3 = 0.4
lihat himpunan Produksi Barang Bertambah
(z-2000)/5000=0.4 -> z3= 4000
[R4] IF permintaan
TURUN And Persediaan SEDIKIT THEN
Produksi Barang BERTAMBAH;
α-predikat4 =
µPmtTURUN | µPmtSEDIKIT
α-predikat4 = min (
µPmtTURUN , µPmtSEDIKIT )
α-predikat4 =
min (0.75; 0,6) α-predikat4 = 0.6
lihat himpunan Produksi Barang Bertambah
(z-2000)/5000=0.6
-> z4= 5000
Nilai Z dapat dicari dengan cara berikut:
z= αpred1 * z1 + αpred2 * z2 + αpred3 * z3 + αpred4 * z4/
(αpred1+ αpred2+ αpred3+ αpred4)
z= 0.25*5750 + 0.25*5750 + 0.4 *4000 + 0.6 * 5000 /
(0.25+0.25+0.4+0.6) = 4983
Maka
jumlah makanan kaleng jenis ABC yang harus diproduksi sebanyak 4983 kemasan.
1. Langkah
Pertama Input Permintaan
2. Langkah
Kedua Input Persediaan
3. Langkah
Ketiga Input Produksi
4. Langkah
Keempat Input Permintaan Real dan Persediaan Real
Result:
Maka makanan jenis ABC yang harus diprosuksi
sebanyak








Comments
Post a Comment