TUGAS MID SISTEM PAKAR 2019-2020


TUGAS MID SEMESTER SISTEM PAKARSEMESTER GANJIL 2019-2020
Studi kasus Adalah SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMAM BERDARAH .Memuat penjelasan mengenai definisi, konsep, karakteristik, bentuk serta struktur sistem. Defenisi Sistem pakar adalah sebuah sistem berbasis komputer dimana menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik sebuah penalaran dalam memecahkan sebuah masalah dimana masalah hanya dapat di pecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut. Sistem pakar juga disebut sistem berbasis pengetahuan .pada pertengahan tahun 1990 sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas Artificial Intelligence dan sistem pakar merupakan pengembangan dari DSS yang memiliki fungsi sebagai konsultan.Konsep dari penyakit demam berdarah dangue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dangue yang disebebkan atau dibawa oleh nyamuk Aedes albopictus. Gejala yang di alami untuk tahapan penyakit demam berdarah dangue ini diantaranya adalah demam tinggi yang mendadak dan naik turun, mual hingga muntah, flu, dan pusing. Setiap penyakit pasti ad acara untuk penanggulangannya yang utama adalah perlu diagnosa secara dini. Hal tersebut dilakukan agar penyakit dbd dapat dicegah sejak awal. Menurut Kemenkes  RI pada tahun 2017 di Indonesia penyakit demam berdarah mencapai 17.877 kasus disetiap provinsi , dari Data tersebut ada 115 orang yang meninggal dunia .dalam hal ini Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode decision tree. Metode ini dipilih karena menghasilkan pohon keputusan yang mudah dipahami. Karakteristik Demam berdarah dangue merupaka virus yang menyebabkan penyakit kematian, penyakit ini menular dan sangat berbahaya (sukohar, 2014). Dalam beberapa tahun terakhir demam berdarah menyebar luas keseluruh penjuru dunia, terutama pada daerah tropis yang menyebar luas. Virus ini dapat menginveksi tubuh manusia dengan perantara gigitan nyamuk Aedes aegypty dan Aedes albopictus. Di Indonesia jumlah kasus DBD fluktuatif setiap tahunnya. Pada tahun 2017, terdapat 17.877 kasus demam berdarah. Dari kasus tersebut 115pasien meninggal dunia. Data tersebut diambil dari bulan januari hingga mei 2017. Pada tahun 2015 angka IR rate di Indonesia terutama di 34 provinsi sebanyak 50,75 per 100.000 jiwa. Pada tahun 2016 angka tersebut naik hingga 78,85 per 100.000 jiwa. Angka tersebut belum memenuhi target dari IR nasional, bahkan melebihinya. Angka Incident Rate nasional adalah 49 per 100.000 jiwa. (Depkes RI, 2017).  Maka dari itu, perlu adanya aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi penyakit DBD. Salah satu teknik yang digunakan adalah klasifikasi. Klasifikasi merupakan salah satu teknik dari bagian data mining untuk menentukan record data salah satu dari beberapa kategori yang telah didefinisikan. Salah satu bagian teknik dari klasifikasi adalah pohon keputusan atau decision tree. (Azmi & Dahria, 2013). Berikut meurpakan bentuk serta struktur sistem pada metode penelitian.

1.1  struktur sistem pada metode penelitian
Tahapan atau langkah yang dilakukan  yang utama adalah kebutuhan sistem dalam penelitian ini menggunakan hardware dan software untuk membuat sistem yang berbasis web  sebagai berikut.
Tabel 1
Pengumpulan data dari RSD mangun soemarso wonogiri. Data yang yang terdapat pada RSD mangun soemarso wonogiri berupa lembaran file rekam medis pada pasien Data rekam medis tersebut kemudian dianalisis guna mendapatkan data yang spesifik dan menuangkan data yang didapatkan dalam bentuk excel, guna mempermudah pengolahan data. Total data yang diambil sebanyak 150 kasus, pasien terdiagnosa positif dbd sebanyak 138 orang dan pasien terdiagnosa negatif sebanyak 12 orang.  Berikut data hasil Analisa yang telah ditentukan variabel yang digunakan dalam membuat sistem.
                                                                               Tabel 1.2

Data tersebut kemudia diolah menggunakan aplikasi rapid miner dengan menggunakan metode decision tree guna mendapatkan aturan sebagai dasar pembuatan sistem pakar.
Rule Induction yang terdapat pada dbd sebagai berikut.
           Rule 1
IF demam
                     AND mualmuntah
                     AND badan lemas
THEN positif

·         Rule 2
IF nyeri
THEN positif

·         Rule 3
IF nafsumakan
THEN negatif

·         Rule 4
IF bitnik merah dan gatal
                        AND pusing
THEN positif

·         Rule 5
IF mimisan/gusiberdarah
THEN positif
berikut pohon keputusan yang dihasilkan.
                                                      1.2  struktur sistem pada metode penelitian
Dari pohon keputusan tersebut menghasilkan aturan / rule yang bisa digunakan untuk mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah (DBD). Rule dibentuk dengan menggunakan metode Decision Tree berhasil digunakan untuk melakukan Diagnosa Penyakit Demam Berdarah (DBD).


SEMOGA BERMANFAAT.

Comments